• Indeks
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Februari 1, 2026
  • Login
MetroJurnal.Com
Advertisement
  • House MinHome
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • Olahraga
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • KESEHATAN
  • SEREMONI
  • NUSANTARA
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • House MinHome
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • Olahraga
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • KESEHATAN
  • SEREMONI
  • NUSANTARA
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
MetroJurnal.Com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

OJK Sumut Dorong Peran Industri Jasa Keuangan dalam Pengembangan Sektor Jagung

Zulham by Zulham
24 Maret 2025
in EKONOMI
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
MEDAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Optimalisasi Peran Industri Jasa Keuangan di Sektor Tanaman Jagung dalam Rangka Peningkatan Perekonomian Sumatera Utara” pada 20 Maret 2025 lalu.
Kegiatan ini disampaikan Kepala OJK Provinsi Sumut Khoirul Muttaqien dalam siaran persnya, Senin (24/3/2025) menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara Industri Jasa Keuangan (IJK), Pemerintah Daerah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya guna mendorong pertumbuhan ekonomi
daerah melalui sektor pertanian dan perkebunan.

Sumatera Utara telah lama menjadi salah satu pusat produksi perkebunan terbesar di Indonesia dengan komoditas utama seperti kelapa sawit, jagung, karet, dan tembakau. Sektor ini memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, baik dalam memenuhi kebutuhan domestik maupun mendukung ekspor.
Salah satu komoditas unggulan yang menjadi fokus dalam diskusi ini adalah jagung yang memiliki peran strategis dalam ketahanan pangan nasional. Sebagai bahan baku utama pakan ternak, jagung berkontribusi terhadap ketersediaan pangan berbasis protein hewani.

“Peningkatan produksi dan produktivitas jagung menjadi strategi penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor serta memperkuat pasokan domestik. Data menunjukkan bahwa pada tahun 2023, produksi jagung nasional tercatat sebesar 14,46 juta ton. Dari total produksi nasional, Sumatera Utara menyumbang 9,09%, dan menempati posisi ketiga setelah Jawa Timur dan Jawa Tengah,” katanya.
Dalam lima tahun terakhir, sektor jagung di Sumut menunjukkan perkembangan positif. Kredit yang disalurkan ke sektor ini meningkat secara signifikan dari Rp276,37 miliar pada Desember 2020 menjadi Rp 814,89 miliar pada Desember 2024. Tren ini mencerminkan meningkatnya perhatian terhadap pengembangan pertanian jagung dalam rangka mendorong ketahanan pangan dan kemandirian petani.

Ia juga menegaskan pentingnya peran sektor keuangan dalam mendukung pengembangan sektor perkebunan. “Peran industri jasa keuangan
sangat strategis dalam memberikan pembiayaan bagi sektor pertanian dan perkebunan, termasuk jagung, yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. OJK berkomitmen untuk terus mendorong akses keuangan yang lebih luas guna mendukung pertumbuhan ekonomi
baik dalam skala daerah maupun nasional,” ujarnya.
Berbagai informasi dan masukan dari para pemangku kepentingan semakin memperkaya kajian yang telah disusun oleh OJK sehingga mampu menciptakan ekosistem closed loop yang lebih feasible dan optimal. Closed loop sendiri merupakan model kemitraan agribisnis yang menghubungkan seluruh rantai nilai dari hulu hingga hilir, dengan melibatkan berbagai pihak, seperti Asosiasi Petani, Industri Jasa Keuangan (IJK), kelompok tani, dinas terkait, serta supplier dan offtaker.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan sektor pertanian dan perkebunan serta meningkatkan kesejahteraan para petani jagung di wilayah tersebut. Melalui diskusi ini, diharapkan terwujud sinergi yang lebih erat antara sektor keuangan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya guna menciptakan solusi pembiayaan yang tepat sasaran, meningkatkan produktivitas perkebunan, serta memperkuat daya saing Sumut sebagai pusat produksi perkebunan nasional.

Tags: Industri Jasa KeuanganOJK SumutpengembanganperanSektor Jagung
Zulham

Zulham

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Thumbnail Berita 2

Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

0
Thumbnail Berita 4

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
Thumbnail Berita 5

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Polres Samosir Lakukan Pengecekan dan Gladi Sispamkota Menghadapi Pemilu 2024 - Vandiko Gultom

Polres Samosir Lakukan Pengecekan dan Gladi Sispamkota Menghadapi Pemilu 2024

0

Warga Pergudangan Tolak Kenaikan IPL, Pengelola: Tanya ke Pusat

31 Januari 2026

Suara Hati Penerima Manfaat MBG 3B, Kami Tidak Sendiri

27 Januari 2026

Waspada Super Flu, RSU Haji Siagakan Tim PIE

20 Januari 2026

Penandatanganan Komitmen Bersama Zona Integritas, Langkah Perwakilan BKKBN Sumut Menuju WBK

19 Januari 2026

Recent News

Warga Pergudangan Tolak Kenaikan IPL, Pengelola: Tanya ke Pusat

31 Januari 2026

Suara Hati Penerima Manfaat MBG 3B, Kami Tidak Sendiri

27 Januari 2026

Waspada Super Flu, RSU Haji Siagakan Tim PIE

20 Januari 2026

Penandatanganan Komitmen Bersama Zona Integritas, Langkah Perwakilan BKKBN Sumut Menuju WBK

19 Januari 2026
MetroJurnal.Com

© 2026 METROJURNAL.COM

Navigate Site

  • Indeks
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result

© 2026 METROJURNAL.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In