Categories: EKONOMIHEADLINE

Pasarkan Produk Investasi ST014, BSI Bidik Penjualan Rp1 Triliun

JAKARTA (STARMEDIA.id) – PT Bank Syariah Indonesia, Tbk (BSI) terus berkomitmen untuk menyediakan produk dan layanan keuangan dan investasi syariah yang inklusif dan mudah. BSI menjadi mitra distribusi dari Kementerian Keuangan RI untuk memasarkan produk investasi Sukuk Tabungan seri ST014, dan membidik target penjualan sebesar Rp1 triliun.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan perseroan optimis target tersebut dapat tercapai.

Dia melanjutkan, dalam melakukan penjualan Sukuk Tabungan seri ST014, BSI telah menyiapkan Sukuk Gold Ownership Program. Program ini merupakan inovasi terbaru dari BSI untuk terus menghadirkan pilihan investasi bagi para nasabah.

“Hadirnya Sukuk Gold Ownership Program menjadi pilihan bagi nasabah dengan berbagai keunggulan dan manfaat. Program ini merupakan bundling produk Sukuk Seri ST014 dengan produk BSI Cicil Emas, yang kemudian imbal hasilnya dapat digunakan untuk program BSI Cicil Emas.” kata Anton,Kamis (20/3).

Dia menyebutkan, program ini diperuntukkan bagi nasabah prioritas untuk merencanakan investasi yang aman dan berkelanjutan, serta memiliki banyak kemudahan.

BSI melengkapi program Sukuk Gold Ownership dengan berbagai fitur spesial bagi para nasabah yang mengikuti program ini, antara lain seperti DP 0%, spesial margin, dan bebas biaya admin khusus nasabah BSI Prioritas,” kata Anton.

“ST014 merupakan Surat Berharga Syariah Negara yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan, memiliki imbal hasil kupon dengan sistem floating with floor, serta dijamin pemerintah. Pemesanan ST014 dapat dipesan melalui BYOND by BSI atau BSI Net Banking,” ucap Anton.

Sepanjang 2024, ada 5 SBSN yang didistribusikan oleh BSI yaitu SR020, ST012, SWR005, SR021, dan ST013. Kelima SBSN tersebut melampaui target penjualan yang ditetapkan Kementerian Keuangan. Selain penjualan pada Pasar Perdana, capaian penjualan Sukuk Ritel pada Pasar Sekunder juga mengalami pertumbuhan yang menggembirakan.

Ini menujukkan peningkatan minat yang cukup besar dari investor ritel untuk berinvestasi produk Sukuk Ritel baik melalui penawaran Pasar Perdana dan juga transaksi melalui Pasar Sekunder.

Anton mengatakan pertumbuhan volume transaksi SBSN yang diperoleh BSI sejatinya merupakan hasil kerja sama yang solid antara bank, nasabah, dan Kementerian Keuangan yang banyak memberikan kepercayaan kepada BSI.

BSI senantiasa memperkuat bisnis Wealth Managenent melalui peningkatan transaksi SBSN di pasar perdana maupun pasar sekunder.

“Dengan berbagai langkah yang kami lakukan, kami berharap pada 2025 a kan semakin banyak nasabah yang memilih BSI untuk menjadi Sahabat Finansial, Sahabat Sosial, dan Sahabat Spiritual,” tutupnya.(rel/abi)

Zulham

Recent Posts

Pendapatan Tumbuh Signifikan, RSU Haji Medan Targetkan Rp 203 Miliar pada 2026

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan mencatat pertumbuhan pendapatan yang signifikan dalam…

22 jam ago

JMSI Sumut Lantik Pengurus JMSI Sergai–Tebing Tinggi Periode 2025–2030

SERGAI (METROJURNAL.COM) - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara secara resmi melantik Pengurus JMSI…

22 jam ago

USU dan Kemendukbangga/BKKBN Perkuat Sinergi Akademik melalui ICoPoF 2026

MEDAN (METROJURNAL.COM) -Universitas Sumatera Utara (USU) bekerja sama dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN…

23 jam ago

Wajah Terduga Maling Motor Wanita Pengemudi Ojol Terekam CCTV

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Pelaku pencurian sepeda motor wanita pengemudi ojek online (ojol), RA yang mengalami…

2 minggu ago

Wanita Driver Ojol Disabilitas Ditabrak Angkot, Motornya Dicuri

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Nahas dialami seorang wanita penyandang disabilitas. Pengemudi ojek online (ojol) di Medan…

2 minggu ago

TOP BUMD Awards 2026: RSU Haji Medan Raih Golden Trophy dan BLUD Bintang 5

MEDAN (METROJURNAL.COM) - UPTD Khusus RSU Haji Medan Provinsi Sumatera Utara kembali menorehkan prestasi dengan…

2 minggu ago