Categories: EKONOMIHEADLINE

Pengamat Ekonomi: Harga Kebutuhan Pokok Cenderung Turun, Sumut Diperkirakan Deflasi di Bulan Oktober

MEDAN    – Pengamat Ekonomi Sumatera Utara,Gunawan Benjamin mengatakan, sejumlah harga kebutuhan bahan pangan pokok selama bulan oktober ini banyak yang mengalami penurunan.

Terlebih jika dibandingkan dengan kinerja sebulan sebelumnya. Belakangan ini harga cabai merah di kota medan mengalami kenaikan menyentuh 41 ribu per Kg nya.

Meskipun naik, namun harga cabai merah terakhir masih lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata harga dibulan sebelumnya di level 43 ribuan per kg,katanya kepada media harianstar.com di Medan, Senin (30/10/2023) siang.

Ditambahkannya, sehigga harga cabai merah akan menjadi pemicu deflasi pada bulan oktober ini. Selain cabai merah, harga sejumlah kebutuhan pangan pokok lainnya seperti bawang putih, telur ayam, minyak goreng, dan daging ayam juga akan menyumbangkan deflasi di bulan ini. Rata rata harga daging ayam di kota medan pada bulan lalu sebesar 31 ribu per Kg nya.

“Di akhir pekan ini harga daging ayam dijual dalam rentang 23 hingga 37 ribu per Kg di kota medan,”ucap Gunawan.

Selanjutnya, lanjut Gunawan telur ayam yang rata rata dijual dikisaran 28.800 per Kg di bulan lalu, menjelang tutup bulan oktober ini harganya berada dikisaran 26 ribuan per Kg. Sementara bawang putih, lebih murah sekitar 1.000 rupiah dibandingkan dengan harganya dibulan lalu di level 34.500 per Kg nya.

Selanjutnya minyak goreng terpantau stabil meskipun cenderung lebih rendah dibandingkan dengan kinerja di bulan sebelumnya.

“Harga minyak goreng curah belakangan di transaksikan dikisaran 13.700 per Kg, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata di bulan sebelumnya di level 13.830 per Kg nya. Nah, itu beberapa komoditas pangan pokok strategis yang mengalami penurunan harga di bulan ini. Sementara itu disisi lainnya, harga beras di Sumut cenderung bergerak stabil dengan sempat mengalami penurunan. Namun berbalik naik menjelang penutupan di bulan oktober,” jelas Gunawan.

Gunawan menyebutkan, menjelang tutup bulan ini, harga beras di kota medan pada dasarnya terpantau lebih tinggi dibandingkan dengan rata rata bulan sebelumnya. Yang menjadi tolak ukurnya adalah harga beras medium, dimana di akhir bulan ini harganya lebih tinggi sekitar 200 rupiah per Kg nya dibandigkan dengan rata rata harga beras di bulan sebelumnya.

Selain beras ada gula pasir yang memang di bulan ini mengalami kenaikan. Harga gula pasir sejauh ini 250 rupiah lebih mahal dibandingkan dengan rata rata dibulan sebelumnya. Harga gula pasir secara konsisten mengalami kenaikan dalam sebulan terakhir. Sehingga saya memperkirakan secara keseluruhan Sumut berpeluang mencetak deflasi diatas 0.14%, pungkas Gunawan.(sumber: metrojurnal.com)

 

 

Zulham

Recent Posts

Dinkes Medan Kolaborasi dengan BPJS Kesehatan Tanggulangi TB

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Medan melakukan pertemuan dengan BPJS Kesehatan dalam mendukung penanganan…

3 hari ago

RSU Haji Medan Targetkan 900 Tenaga Medis dan Kesehatan Diberikan Vaksin Campak

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan turut menindaklanjuti arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes),…

2 minggu ago

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

LANGKAT (METROJURNAL.COM) - Komitmen memperkuat kesehatan ibu dan anak terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor…

3 minggu ago

RS Pirngadi Jelaskan Penanganan Satpam Korban Penembakan

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Direktur Utama RSUD Dr Pirngadi Medan, Mardohar Tambunan, memberikan penjelasan terkait penanganan…

3 minggu ago

RS Pirngadi Bantah Tolak Lakukan Visum, Sebut Pasien Sudah Diedukasi

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Beredar video dugaan penolakan visum terhadap seorang pasien di RSUD Dr Pirngadi…

4 minggu ago

dr Galdy Wafie Pimpin IDI Medan Periode 2026-2029

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Medan menetapkan dr. Galdy…

4 minggu ago