Categories: HEADLINE

Kodam I/BB Turunkan Tim Evakuasi Gabungan Cari Korban Erupsi Gunung Marapi

MEDAN  – Kodam I Bukit Barisan melalui Korem 032/Wirabraja, menurunkan Tim Evakuasi Gabungan TNI-Polri dan BPBD untuk mencari dan mengevakuasi korban erupsi Gunung Marapi (2.891 mdpl) di Provinsi Sumatera Barat, Senin (4/12/2023).

“Tim evakuasi gabungan berasal dari Yonif 131/Braja Sakti, Kodim 0304/Agam, Kodim 0307/Tanah Datar, Brimob Padang Panjang dan BPBD Tanah Datar dengan kekuatan masing-masing satu regu,” jelas Pangdam I/BB, Mayjen TNI Mochammad Hasan melalui Kapendam I/BB, Kolonel Inf Rico J Siagian, SSos, dari Media Center Kodam I/BB, Jl Rotan, Medan Petisah.

Dikatakan Kolonel Rico, pelepasan tim evakuasi gabungan dilakukan langsung oleh Komandan Korem 032/Wbr, Brigjen TNI Rayen Obersyl dari Nagari Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam.

Tugas tim evakuasi gabungan adalah untuk membantu pencarian korban yang belum diketemukan saat Gunung Marapi meletus dan erupsi besar pada Minggu (3/12/2023) pukul 14.53 WIB.

Berdasarkan data dari Basarnas Padang, ada 75 pendaki yang terjebak saat Gunung Marapi erupsi.

Sebanyak 49 orang berhasil dievakuasi dengan selamat pada Minggu malam. Namun hingga Senin pagi pukul 07.00 Wib, ditemukan 11 pendaki dalam keadaan meninggal dunia, dan tiga orang lainnya selamat.

“Dengan demikian, hingga siang tadi, masih ada 12 pendaki yang belum ditemukan, dan mereka inilah yang akan dicari oleh Tim Evakuasi Gabungan TNI-Polri dan BPBD,” urai Kolonel Rico.

Selain membantu proses pencarian, tambah Rico, Korem 032/Wbr juga memfasilitasi berbagai elemen maupun komunitas masyarakat dari berbagai organisasi yang ingin ikut membantu proses evakuasi, maupun memberikan bantuan lainnya bagi para korban bencana Gunung Marapi ini agar para pendaki segera ditemukan.

Sedangkan kepada warga masyarakat yang ada disekitaran kaki Gunung Marapi, khusunya di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, agar tetap waspada dan diminta tidak mendekat ke zona merah.

“Danrem 032/Wbr mengingatkan warga untuk tidak lengah, apabila sewaktu-waktu Gunung Marapi erupsi kembali, karena saat ini status gunung berada pada Siaga Level 2,” ungkap Rico.(sumber: metrojurnal.com)

Zulham

Recent Posts

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

LANGKAT (METROJURNAL.COM) - Komitmen memperkuat kesehatan ibu dan anak terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor…

2 minggu ago

RS Pirngadi Jelaskan Penanganan Satpam Korban Penembakan

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Direktur Utama RSUD Dr Pirngadi Medan, Mardohar Tambunan, memberikan penjelasan terkait penanganan…

2 minggu ago

RS Pirngadi Bantah Tolak Lakukan Visum, Sebut Pasien Sudah Diedukasi

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Beredar video dugaan penolakan visum terhadap seorang pasien di RSUD Dr Pirngadi…

2 minggu ago

dr Galdy Wafie Pimpin IDI Medan Periode 2026-2029

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Medan menetapkan dr. Galdy…

2 minggu ago

Pisah Sambut Kaper BKKBN Sumut Hangat dan Penuh Haru

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Tepuk tangan panjang disertai suasana haru menyelimuti Aula Utama Kantor Perwakilan BKKBN…

3 minggu ago

BKKBN Gelar Konsultasi Publik, Keterbukaan Informasi Salah Satu Strategi Meningkatkan Partisipasi Publik dalam Program Unggulan

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/Perewakilan BKKBN…

3 minggu ago