Categories: KESEHATAN

RS Pirngadi Siapkan Sistim KRIS

MEDAN (METROJURNAL.COM) – RSUD Dr. Pirngadi Medan tengah mempersiapkan diri untuk mengimplementasikan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang akan dimulai pada Juni 2025.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024 tentang Jaminan Kesehatan, yang secara resmi menghapus sistem kelas 1, 2, dan 3 dalam Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan per 8 Mei 2024.

Kasubag Hukum dan Humas RSUD Dr. Pirngadi Medan, Gibson Girsang menyatakan, rumah sakit telah mempersiapkan ruangan rawat inap KRIS di lantai 5, 6, dan 7. “Setiap kamar akan memiliki kapasitas 4 tempat tidur,” ujar Gibson kepada wartawan, Senin (10/6/2024) di ruang kerjanya.

Dia mengatakan saat ini rumah sakit milik Pemko Medan itu sedang melakukan pembenahan-pembenahan agar ruangan tersebut memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah.

“Saat ini, kami sedang melakukan pembenahan ruangan-ruangan tersebut untuk memenuhi 12 kriteria standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dan BPJS,” terangnya.

Adapun 12 kriteria fasilitas kelas rawat inap dalam sistem KRIS berdasarkan rilis Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan antara lain fasilitas tersebut mencakup bangunan dengan porositas rendah untuk mencegah debu dan mikroorganisme, ventilasi udara yang baik untuk mengurangi risiko transmisi, serta pencahayaan yang memadai untuk keamanan dan kenyamanan. Tempat tidur dilengkapi dengan daya listrik untuk alat kesehatan, serta nakas untuk menyimpan barang pribadi pasien.

Kemudian pengaturan suhu dan kelembaban ruangan dijaga untuk kenyamanan. Sementara ruang rawat dibagi berdasarkan jenis kelamin, usia, dan jenis penyakit untuk mencegah transmisi dan meningkatkan kenyamanan. Selain itu, kepadatan dan kualitas tempat tidur diatur, tirai antar tempat tidur disediakan untuk privasi, dan kamar mandi dalam ruangan dilengkapi sesuai standar aksesibilitas. Terakhir, fasilitas ini juga mencakup outlet oksigen untuk memenuhi kebutuhan pasien.

Lebih lanjut, Gibson mengatakan bahwa lantai 6 sudah mulai ditempati oleh pasien. Sementara pembenahan di lantai 5 dan 7 masih berlangsung.

“Kami berkomitmen untuk memastikan semua ruangan siap sesuai standar sebelum penerapan KRIS secara penuh pada Juni 2025,” katanya.

Dengan adanya KRIS, diharapkan layanan kesehatan menjadi lebih merata dan tidak ada lagi diskriminasi berdasarkan kelas perawatan. RSUD Dr. Pirngadi Medan berusaha keras untuk memastikan transisi ini berjalan lancar demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. (YS)

Yunsigar

Recent Posts

BPJS Kesehatan dan USU Gelar Fun Run, Dorong Peserta Prolanis Terapkan Hidup Sehat

MEDAN (METROJURNAL.COM) - BPJS Kesehatan bersama Universitas Sumatera Utara menggelar kegiatan Fun Run BPJS Kesehatan–USU…

4 hari ago

Partisipasi Masyarakat Penting dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Dr. Pirngadi Medan, Mardohar Tambunan menegaskan, partisipasi…

2 minggu ago

Dinkes Medan Kolaborasi dengan BPJS Kesehatan Tanggulangi TB

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Medan melakukan pertemuan dengan BPJS Kesehatan dalam mendukung penanganan…

3 minggu ago

RSU Haji Medan Targetkan 900 Tenaga Medis dan Kesehatan Diberikan Vaksin Campak

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan turut menindaklanjuti arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes),…

4 minggu ago

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

LANGKAT (METROJURNAL.COM) - Komitmen memperkuat kesehatan ibu dan anak terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor…

1 bulan ago

RS Pirngadi Jelaskan Penanganan Satpam Korban Penembakan

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Direktur Utama RSUD Dr Pirngadi Medan, Mardohar Tambunan, memberikan penjelasan terkait penanganan…

1 bulan ago