• Indeks
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Januari 30, 2026
  • Login
MetroJurnal.Com
Advertisement
  • House MinHome
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • Olahraga
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • KESEHATAN
  • SEREMONI
  • NUSANTARA
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • House MinHome
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • Olahraga
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • KESEHATAN
  • SEREMONI
  • NUSANTARA
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
MetroJurnal.Com
No Result
View All Result
Home PERISTIWA

Seorang Guru SD di Sibolga Diduga Lakukan Pelecehan Seksual

Zulham by Zulham
29 November 2023
in PERISTIWA
0
Kekerasan terhadap anak (Foto :  ilustrasi)

Kekerasan terhadap anak (Foto : ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SIBOLGA – Seorang guru di salah satu SD Negeri di Kota Sibolga, Sumatra Utara, diduga melakukan pelecehan seksual kepada seorang siswi yang masih duduk di kelas V.

Infomasi yang diperoleh menyebutkan, dugaan tindakan asusila itu dialami korban, saat oknum guru (diduga pelaku) menyuruh korban memungut sampah di bagian belakang sekolah.

Memungut sampah menjadi rutinitas para siswa sebelum pulang sekolah. Dugaan perilaku tidak terpuji oknum guru SD itu terjadi sekira pukul 11.00 WIB, saat jam pulang sekolah, Rabu (15/11/2023).

Sebelum meninggalkan ruang kelas, korban bersama temanya disuruh seorang guru lainnya untuk membeli makanan. Namun, saat turun dari tangga, korban bertemu dengan guru (diduga pelaku).

Korbanpun disuruh mengutip sampah ke arah belakang sekolah. Saat itulah, oknum guru (diduga pelaku) mencubit bagian sensitif (dada) korban.

Sontak, korban teriak dan menangis begitu mendapat tindakan tidak senonoh dari oknum gurunya. Reaksi korbanpun mendapat perhatian dari para guru dan wali kelasnya.

Kepada wartawan di kediamannya, korban didampingi neneknya menceritakan kronologis, saat ia mendapatkan dugaan tindakan pelecehan dari gurunya, Kamis (16/11/2023).

“Saat turun tangga, jumpa sama bapak itu. Kata bapak itu, kutip dulu sampah ke belakang sekolah yang paling ujung. Karena banyak sampahnya, kusuruhlah kawan membantu. Sudah siap dikutip sampahnya, mau pergilah kami beli nasi, ditahan bapak itu aku, teman aku ditarik, didorong, disuruh bapak itu orang itu pergi. Tapi kawanku itu masih ngintip. Saat hadap-hadapan sama bapak itu, disitulah dicubitnya bagian dada ku,” kata korban.

Korban yang menangis dan ketakutan memberitahukan kejadian itu kepada wali kelasnya. Saat itu, korban malah disuruh diam dan tidak menyampaikan kejadian itu kepada neneknya.

“Hapuslah air matamu itu. Pulanglah, tapi jangan sampaikan sama nenek,” kata korban menirukan ucapan wali kelasnya.

Kejadian yang menimpa korban ini pun terungkap saat ia sampai ke rumah. Neneknya yang penasaran menanyakan sebab cucunya menangis saat pulang sekolah.

Saat itulah korban menceritakan kejadian yang dialaminya. Setelah mendengar pengakuan cucunya, sang nenek langsung mendatangi sekolah dan menemui oknum guru (diduga pelaku).

“Sampai di sekolah, seorang guru menganjurkan untuk berdamai dan tidak melaporkan kejadian itu ke polisi. Saya pun marah dan emosi mendengar ucapan itu,” kata nenek korban.

Warga sekitar yang merasa prihatin langsung membawa cucunya tersebut ke Polres Sibolga untuk membuat laporan.

Nenek korban mengungkap, kalau korban merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Korban adalah anak yatim, ayahnya meninggal dunia saat korban berusia 6 bulan.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sibolga, Masnot Hasibuan, saat dikonfirmasi wartawan mengaku sudah mendapat informasi atas kejadian itu dan akan memanggil oknum guru tersebut.

“Tadi, pak sekretaris sudah bertemu dengan guru dan kepala sekolah menanyakan kronologis kejadian yang sebenarnya. Saya juga berencana memanggil guru tersebut. Apalagi, sudah ada laporan ke pihak kepolisian, biarkan proses hukum berjalan,” kata Masnot.

Masnot mengaku terharu begitu mengetahui bahwa korban adalah anak yatim. Ia pun mengatakan, akan segera menemui korban.

Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja melalui Kasi Humas, Iptu Suyatno membenarkan adanya laporan dugaan pelecehan seksual terhadap seorang siswi yang diduga dilakukan oleh oknum guru di salah satu SD di Kota Sibolga tersebut.

“Benar, korban didampingi keluarganya sudah membuat laporan ke Polres Sibolga,” singkat Suyatno. (Riz)

Zulham

Zulham

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Thumbnail Berita 2

Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

0
Thumbnail Berita 4

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
Thumbnail Berita 5

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Polres Samosir Lakukan Pengecekan dan Gladi Sispamkota Menghadapi Pemilu 2024 - Vandiko Gultom

Polres Samosir Lakukan Pengecekan dan Gladi Sispamkota Menghadapi Pemilu 2024

0

Suara Hati Penerima Manfaat MBG 3B, Kami Tidak Sendiri

27 Januari 2026

Waspada Super Flu, RSU Haji Siagakan Tim PIE

20 Januari 2026

Penandatanganan Komitmen Bersama Zona Integritas, Langkah Perwakilan BKKBN Sumut Menuju WBK

19 Januari 2026

Media Massa Penting di Tengah Ketidakpastian Informasi di Medsos

18 Januari 2026

Recent News

Suara Hati Penerima Manfaat MBG 3B, Kami Tidak Sendiri

27 Januari 2026

Waspada Super Flu, RSU Haji Siagakan Tim PIE

20 Januari 2026

Penandatanganan Komitmen Bersama Zona Integritas, Langkah Perwakilan BKKBN Sumut Menuju WBK

19 Januari 2026

Media Massa Penting di Tengah Ketidakpastian Informasi di Medsos

18 Januari 2026
MetroJurnal.Com

© 2026 METROJURNAL.COM

Navigate Site

  • Indeks
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result

© 2026 METROJURNAL.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In