Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumatera Utara, Ade Jona Prasetyo
MEDAN – Ketua TKD Prabowo – Gibran Sumut, Ade Jona Prasetyo menduga akan terjadi gesekan di tengah masyarakat pasca tayangnya film dokumenter Dirty Vote. Dia juga menilai, film tersebut kurang tepat tayang di saat masa tenang.
“Sah sah saja saja film dokumenter diunggah di kanal youtube untuk memberikan sebuah edukasi bagi masyarakat. Hanya saja jangan mengandung unsur black campaign. Apalagi saat masa tenang. Takutnya menimbulkan kerusuhan,” ungkap Jona.
Dia menduga film ini mengandung unsur kepentingan menjatuhkan elektabilitas dari salah satu paslon yang bertarung pada Pilpres 2024. Untuk itu dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia, terkhusus masyarakat Sumatera Utara untuk tidak terprovokasi dengan hadirnya film dokumenter tersebut.
“Kami imbau masyarakat untuk tidak termakan provokasi berbentuk apapun yang dapat memecah belah bangsa Indonesia,” ungkapnya. (zul)
LANGKAT (METROJURNAL.COM) - Komitmen memperkuat kesehatan ibu dan anak terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor…
MEDAN (METROJURNAL.COM) - Direktur Utama RSUD Dr Pirngadi Medan, Mardohar Tambunan, memberikan penjelasan terkait penanganan…
MEDAN (METROJURNAL.COM) - Beredar video dugaan penolakan visum terhadap seorang pasien di RSUD Dr Pirngadi…
MEDAN (METROJURNAL.COM) - Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Medan menetapkan dr. Galdy…
MEDAN (METROJURNAL.COM) - Tepuk tangan panjang disertai suasana haru menyelimuti Aula Utama Kantor Perwakilan BKKBN…
MEDAN (METROJURNAL.COM) - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/Perewakilan BKKBN…