Categories: OLAHRAGA

Waduh! 3 Pemain Sepakbola Ini Dihukum Klub karena Bela Palestina

Jakarta, – Tiga pemain sepakbola dilaporkan mendapatkan hukuman dari klub masing-masing setelah menunjukkan solidaritas dalam membela Palestina dari serangan Israel.

Dilansir CNNIndonesia, perang yang terjadi antara Hamas dan Israel memunculkan simpati dari sejumlah pesepakbola muslim.

Pasalnya akibat serangan Israel tersebut menimbulkan banyak kerugian bagi warga Palestina, terutama anak-anak yang menjadi korban.

Akan tetapi perang Israel dengan Hamas ini tidak saja merugikan warga Palestina, namun juga pemain-pemain yang menyatakan simpatinya itu.

Tiga pemain dihukum klub masing-masing usai bersolidaritas kepada Palestina:

1. Noussair Mazraoui

Fullback timnas Maroko Noussair Mazraoui kena imbas dari solidaritas kepada Palestina. Usai jeda internasional, Mazraoui tidak diperkenankan iktu dalam latihan skuad utama Bayern Munchen.

2. Anwar El Ghazi

Pemain kelahiran Belanda Anwar El Ghazi dihukum klub papan bawah Liga Jerman, Mainz 05, gara-gara mendukung Palestina.

“Mainz 05 melepas keterlibatan Anwar El Ghazi dari kewajiban latihan dan pertandingan. Keputusan ini sebagai respons terhadap unggahan yang dilakukan oleh pemain berusia 28 tahun tersebut pada Minggu malam.”

“Dalam hal ini, El Ghazi telah mengambil posisi dalam konflik di Timur Tengah yang tidak bisa diterima oleh klub. Proses pelepasan ini dilakukan setelah diskusi mendalam antara direksi dan pemain,” tulis Mainz dalam pernyataan mereka.

3. Youcef Atal

Winger timnas Aljazair Youcef Atal yang diklaim mengunggah ulang pesan anti-Yahudi dihukum klub Prancis OGC Nice.

“Mengingat sifat publikasi yang dibagikan [oleh Atal], dan keseriusannya, klub membuat keputusan untuk segera mengambil tindakan disipliner terhadap pemain tersebut, sebelum tindakan apa pun yang mungkin diambil oleh otoritas olahraga dan hukum,” tulis Nice.

Selain tiga pemain di atas, striker Al Ittihad Karim Benzema dituduh memiliki hubungan dengan Ikhwanul Muslimin yang dicap sebagai organisasi teroris oleh Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin karena mendukung Palestina.

Yang terbaru, Senator Prancis Valerie Boyer mengancam mencabur kewarganegaraan Benzema jika tuduhan Darmanin terbukti benar.

(mdc/md)

redaksi

Share
Published by
redaksi

Recent Posts

Suara Hati Penerima Manfaat MBG 3B, Kami Tidak Sendiri

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Bagi sebagian keluarga di Sumatera Utara, hidup sering kali berjalan dengan keterbatasan.…

3 hari ago

Waspada Super Flu, RSU Haji Siagakan Tim PIE

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan mengaku tetap siaga dan waspada dalam…

1 minggu ago

Penandatanganan Komitmen Bersama Zona Integritas, Langkah Perwakilan BKKBN Sumut Menuju WBK

MEDAN (METROJURNAL.COM) -Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara melaksanakan Penandatanganan…

2 minggu ago

Media Massa Penting di Tengah Ketidakpastian Informasi di Medsos

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Berbagai informasi yang beredar di media sosial (medsos) saat ini tidak bisa…

2 minggu ago

Sumut Miliki Peluang Kembangkan Health Tourism, Butuh Keberanian Rumah Sakit

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Provinsi Sumatera Utara dinilai memiliki peluang besar untuk mengembangkan health tourism atau…

2 minggu ago

Pimpin RSJ Prof Ildrem, Sri Suriani Fokuskan Pembenahan Layanan dan Infrastruktur

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Direktur UPTD Khusus Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof Dr M Ildrem kini…

3 minggu ago