• Indeks
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Mei 31, 2026
  • Login
MetroJurnal.Com
Advertisement
  • House MinHome
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • Olahraga
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • KESEHATAN
  • SEREMONI
  • NUSANTARA
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • House MinHome
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • Olahraga
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • KESEHATAN
  • SEREMONI
  • NUSANTARA
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
MetroJurnal.Com
No Result
View All Result
Home PENDIDIKAN

Pelatihan Di Batubara, Aswan Jaya Ungkapkan Keungggulan Belajar Era Digital

Zulham by Zulham
10 Desember 2023
in PENDIDIKAN
0
Aswan Jaya saat pelatihan literasi digital di Batubara.

Aswan Jaya saat pelatihan literasi digital di Batubara.

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BATUBARA – Di era digital, proses pembelajaran berkembang dengan pesat. Yang dulunya belajar dilakukan hanya dengan tatap muka, namun di era digital saat ini belajar bisa dilakukan dengan sistem online atau daring.

Demikian disampaikan Direktur Aswaja Online Dr H Aswan Jaya SH MIkom ketika menjadi pemateri Pelatihan Literasi Digital dengan tema ‘Pertumbuhan Karir dalam Era Digital’, di Pendopo Perjuangan Simpang Dolok, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Jumat (8/12/2023).

“Belajar di era digital saat ini memiliki sejumlah keuntungan yang signifikan yakni; Pertama, akses informasi yang luas. Dengan adanya internet dan teknologi digital, akses ke informasi menjadi lebih mudah dan cepat. Kita dapat mencari informasi tentang hampir semua topik yang kita minati dengan menggunakan mesin pencari dan situs web. Ini memungkinkan kita untuk belajar tentang hal-hal baru dan memperluas pengetahuan kita dengan mudah,” kata Aswan Jaya.

Yang kedua, fleksibilitas waktu dan tempat. Belajar di era digital memberikan fleksibilitas waktu dan tempat yang tinggi. Dapat mengakses sumber daya pembelajaran online kapan saja dan di mana saja sesuai kenyamanan.

“Ketiga, keterjangkauan dan aksesibilitas. Banyak sumber daya pembelajaran online yang tersedia secara gratis atau dengan biaya yang terjangkau. Kita dapat mengakses kursus online, video tutorial, e-book, dan sumber daya lainnya dengan biaya yang jauh lebih rendah daripada pendidikan formal tradisional. Ini membuka pintu bagi individu yang sebelumnya sulit mengakses pendidikan formal untuk belajar dan mengembangkan diri,” ujarnya.

Aswan Jaya saat pelatihan literasi digital di Batubara.
Aswan Jaya saat pelatihan literasi digital di Batubara.

Yang keempat, lanjut Aswan Jaya, interaksi dan kolaborasi. Meskipun belajar secara online, masih dapat berinteraksi dan berkolaborasi dengan sesama pembelajar. Melalui forum diskusi, grup studi online, atau platform pembelajaran berbasis komunitas, dapat berbagi pemikiran, ide, dan pengalaman dengan orang lain yang memiliki minat dan tujuan yang sama.

“Kelima, keterampilan yang relevan dengan pasar kerja. Belajar di era digital memungkinkan kita untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan saat ini di pasar kerja. Kita dapat mengikuti kursus online atau sumber daya pembelajaran digital lainnya untuk mengasah keterampilan teknologi, keterampilan komunikasi digital, keterampilan analisis data, dan banyak lagi,” ungkap Aswan Jaya.

Dan keenam, sambungnya, pembelajaran mandiri dan self-paced. Belajar di era digital memberikan kesempatan untuk belajar secara mandiri dan mengatur kecepatan belajar sesuai dengan kebutuhan individu.

Sebelumnya penggiat media sosial dari Asahan Rosmansyah STP menyampaikan, saat ini teknologi digital sangat berkembang pesat salah satunya adalah adanya Kecerdasan Buatan (AI) yang mampu menggantikan peran kerja manusia.

“Dengan kecerdasan buatan saat ini apapun kerjaan manusia bisa digantikannya, oleh karena itu kita harus mempersiapkan diri menghadapi kecanggihan AI itu hingga kita tak tergantikan oleh AO.

Sementata narasumber lainnya yakni Syafi’i Sitorus MIKom menuturkan, di era digital ini tingkat pertumbuhan semakin meningkat karena ada teknologi yang dihasilkan hingga membuat manusia lebih cepat berbisnis dengan memanfaatkan aplikasi seperti Shopee, lazada, blibli dan lainya.

Selain itu ada juga pembayaran secara digital seperti Ovo, Link, GO-PAY dan lainnya.

Acara pelatihan itu diikuti sekitar 500 orang yang berasal dari kalangan mahasiswa, ibu rumah tanggga dan para orangtua. (Red)

Tags: Aswan JayaMetode pembelajaran era digitalpelatihan literasi digital di batubara
Zulham

Zulham

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Thumbnail Berita 2

Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

0
Thumbnail Berita 4

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
Thumbnail Berita 5

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Polres Samosir Lakukan Pengecekan dan Gladi Sispamkota Menghadapi Pemilu 2024 - Vandiko Gultom

Polres Samosir Lakukan Pengecekan dan Gladi Sispamkota Menghadapi Pemilu 2024

0

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

22 Mei 2026

RS Pirngadi Jelaskan Penanganan Satpam Korban Penembakan

22 Mei 2026

RS Pirngadi Bantah Tolak Lakukan Visum, Sebut Pasien Sudah Diedukasi

20 Mei 2026

dr Galdy Wafie Pimpin IDI Medan Periode 2026-2029

17 Mei 2026

Recent News

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

22 Mei 2026

RS Pirngadi Jelaskan Penanganan Satpam Korban Penembakan

22 Mei 2026

RS Pirngadi Bantah Tolak Lakukan Visum, Sebut Pasien Sudah Diedukasi

20 Mei 2026

dr Galdy Wafie Pimpin IDI Medan Periode 2026-2029

17 Mei 2026
MetroJurnal.Com

© 2026 METROJURNAL.COM

Navigate Site

  • Indeks
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result

© 2026 METROJURNAL.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In