• Indeks
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Januari 25, 2026
  • Login
MetroJurnal.Com
Advertisement
  • House MinHome
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • Olahraga
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • KESEHATAN
  • SEREMONI
  • NUSANTARA
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • House MinHome
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • Olahraga
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • KESEHATAN
  • SEREMONI
  • NUSANTARA
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
MetroJurnal.Com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Hadapi Tantangan Era Digital, Komut BSI: Industri Keuangan Syariah Perlu Konsolidasi

Zulham by Zulham
26 Oktober 2023
in EKONOMI
0
Komisaris Utama BSI sekaligus perwakilan Diponegoro University Dr. Muliaman D Hadad, Fordham University USA Prof. Ifterkar Hasan, Nottingham University UK Prof. Meryem Duygun, dan Managing Editor JIMF Prof. Mansor H. Ibrahim selaku moderator pada acara 9th IIMEFC & Call For Paper JIMF di gelaran Indonesia Sharia Economic Festival, JCC Senayan Jakarta

Komisaris Utama BSI sekaligus perwakilan Diponegoro University Dr. Muliaman D Hadad, Fordham University USA Prof. Ifterkar Hasan, Nottingham University UK Prof. Meryem Duygun, dan Managing Editor JIMF Prof. Mansor H. Ibrahim selaku moderator pada acara 9th IIMEFC & Call For Paper JIMF di gelaran Indonesia Sharia Economic Festival, JCC Senayan Jakarta

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA  — Digitalisasi merupakan salah satu isu terpenting yang perlu diperhatikan karena merupakan isu sentral bagi industri keuangan, tidak terkecuali keuangan syariah. Untuk itu, PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) terus berinovasi dan melakukan transformasi dari sisi digital dan kultur agar terus relevan dalam mengiringi berbagai tantangan baru di era digital.

Komisaris Utama BSI Muliaman D. Hadad mengatakan bahwa dalam hal digitalisasi, tantangan yang dihadapi oleh institusi keuangan syariah relatif lebih berat dibandingkan sektor keuangan konvensional.

Digitalisasi atau transformasi digital memerlukan banyak hal. Pertama, digitalisasi tidaklah murah dan dalam pengembangannya memerlukan anggaran yang cukup banyak. Hal ini tentu bukan hal mudah yang dapat dilakukan oleh semua organisasi, terutama oleh lembaga-lembaga keuangan dengan size serta kapitalisasi terbatas. Oleh karena itu, Muliaman berpendapat, kunci bagi pelaku industri keuangan syariah untuk menjawab tantangan di era digital adalah dengan konsolidasi.

“Lembaga keuangan kecil artinya modal yang kecil dan sangat terbatas, infrastruktur yang tidak memadai, tidak adanya budaya yang mendukung, dan terbatasnya staf atau orang untuk mendukung proses. Itu sebabnya kita perlu melakukan konsolidasi, kita memerlukan sesuatu yang lebih besar guna mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk berkembang bersama menuju digitalisasi yang lebih modern,” papar Muliaman,Kamis (26/10/2023).

Muliaman kemudian menjabarkan empat faktor sukses dalam menghadapi tantangan dunia digital. Keempat faktor tersebut yakni mengembangkan strategi digital, membangun infrastruktur yang memadai, menciptakan pengalaman yang menyenangkan, serta meningkatkan langkah-langkah keamanan siber.

Muliaman menjelaskan bahwa merumuskan strategi digital merupakan langkah penting pertama yang perlu dilakukan oleh institusi keuangan untuk melakukan digitalisasi. Muliaman juga menekankan meskipun pembuatan strategi merupakan proses yang penting, cara mengeksekusi strategi tersebut menjadi lebih penting.

Dia juga menekankan bahwa seluruh entitas yang tergabung dalam ekosistem keuangan syariah perlu melakukan digitalisasi secara bersamaan.

“Memasuki dunia baru bukanlah hal yang hanya dilakukan oleh regulator, namun juga bagi para pelaku ekosistem keuangan lainnya, termasuk institusi, termasuk kelembagaan, dan kelompok mitra. Strategi digital diperlukan baik untuk regulator, pelaku bisnis, atau lembaga keuangan, dalam konteks saya bank syariah pada khususnya,” jelasnya.

Muliaman melanjutkan, dalam melakukan digitalisasi juga diperlukan dukungan oleh infrastruktur yang memadai. Salah satu implementasi yang sangat penting dan mendasar yang perlu dilakukan oleh bank syariah yakni meningkatkan platform online dan mobile banking.

Menurutnya, untuk memberikan layanan terbaik kepada nasabah dibutuhkan personalisasi pengalaman pelanggan yang sangat terkait dengan teknologi. Merujuk pada poin kedua, kunci sukses ketiga adalah dengan menciptakan pengalaman yang lebih positif. Dan terakhir, meningkatkan keamanan siber untuk dapat mengatasi permasalahan-permasalahan seputar serangan siber.

“BSI akan terus mengemban amanah dan mencoba memenuhi ekspektasi dari para pemangku kepentingan dan pemegang saham untuk terus berinovasi dan menjadi bank yang mengoptimalkan teknologi dan menarik bagi generasi muda, serta berdaya saing dalam memenuhi kebutuhan seluruh sektor. Tentunya dengan tetap dilandasi prinsip syariah, sehingga menjadi bank yang rahmatan lil alamiin,” tuturnya.

Muliaman juga berharap regulator dapat merespon isu ini dengan merumuskan regulasi yang seimbang sekaligus mendukung iklim pengembangan inovasi.

“Tujuan regulasi pada dasarnya adalah untuk memberikan keseimbangan antara perlindungan dan pengawasan, tetapi di satu sisi mendorong dan mendukung inovasi,” pungkasnya.(red)

 

 

Tags: BSIEra DigitalIndustri Keuangan SyariahKomut BSIKonsolidasi
Zulham

Zulham

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Thumbnail Berita 2

Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

0
Thumbnail Berita 4

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
Thumbnail Berita 5

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Polres Samosir Lakukan Pengecekan dan Gladi Sispamkota Menghadapi Pemilu 2024 - Vandiko Gultom

Polres Samosir Lakukan Pengecekan dan Gladi Sispamkota Menghadapi Pemilu 2024

0

Waspada Super Flu, RSU Haji Siagakan Tim PIE

20 Januari 2026

Penandatanganan Komitmen Bersama Zona Integritas, Langkah Perwakilan BKKBN Sumut Menuju WBK

19 Januari 2026

Media Massa Penting di Tengah Ketidakpastian Informasi di Medsos

18 Januari 2026

Sumut Miliki Peluang Kembangkan Health Tourism, Butuh Keberanian Rumah Sakit

17 Januari 2026

Recent News

Waspada Super Flu, RSU Haji Siagakan Tim PIE

20 Januari 2026

Penandatanganan Komitmen Bersama Zona Integritas, Langkah Perwakilan BKKBN Sumut Menuju WBK

19 Januari 2026

Media Massa Penting di Tengah Ketidakpastian Informasi di Medsos

18 Januari 2026

Sumut Miliki Peluang Kembangkan Health Tourism, Butuh Keberanian Rumah Sakit

17 Januari 2026
MetroJurnal.Com

© 2026 METROJURNAL.COM

Navigate Site

  • Indeks
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result

© 2026 METROJURNAL.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In