Categories: HUKUM

Mahasiswa Unjuk Rasa di Kantor Dikjar Langkat, Alat Peraga Sekolah Disinyalir Jadi Ajang Korupsi

LANGKAT – Baru beberapa bulan yang lalu terjadi kasus P3K yang mengguncang Dikjar Langkat.

Kini, para Ketua K3S diduga dikordinir oleh oknum Kepala Bidang (Kabid) SMP inisial GMG mengenai hasil pencetakan foto pejabat negara dan burung garuda.

Menguapnya kasus ini disinyalir ocehan pengusaha percetakan asal Medan yang sebelumnya dijanjikan oleh GMG. Setelah mereka selesai mencetak ribuan set foto pejabat negara dan burung garuda sesuai pesanan GMG.

Namun ketika diberikan kepada Ketua K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) selaku perwakilan sekolah di tiap – tiap kecamatan, mereka menolak bahwa barang barang tersebut telah ada yang mengisi.

Merasa ditolak tanpa kordinasi sebelumnya, pengusaha percetakan itupun menemui GMG. Namun beberapa kali menghubungi juga datang ke kantornya, GMG tidak berada ditempat.

Merasa ditipu, akhirnya bermunculan berbagai spekulasi dari berbagai pemberitaan media masa dan tentu publik menanggapi dengan berbagai apresiasi negatif.

Demikian yang disampaikan kordinator aksi yang menamakan Mahasiswa Sedulur Syah Afandin, Dicky dalam orasinya didepan Kantor Dinas P&P Langkat, Senin (10/3/2025).

Dalam tuntutan aksinya, mereka menuntut beberapa persoalan mendasar sebagai refresentasi percepatan peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Langkat

“Kami atas nama mahasiswa dari Sedulur Syah Afandin meminta dan mendesak Bupati Langkat agar mencopot Kabid SMP oknum berinisial GMG. Meminta Kadis P&P mengevaluasi para K3S yang disinyalir sebagai perpanjangan tangan oknum GMG memuluskan aksinya. Mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) secepatnya mengusut oknum GMG dan para K3S, tegakkan hukum untuk pendidikan,” sebut mahasiswa.

Dicky juga menyimpulkan, bahwa kerugian negara mencapai 7 Miliyar lebih dengan menggunakan Dana Bos.

Usai menyampaikan orasinya para pendemo membubarkan diri dan tidak ada tanggapan dari Dikjar Langkat.

Sebelum membubarkan diri, mereka berjanji akan melanjutkan aksi serupa ke Mapoldasu dengan jumlah masa yang lebih banyak.

Terpisah Plt Kadis P&P, Robert Ginting saat di konfirmasi wartawan melalui telepon berulang kali tidak mengangkat.

Begitu juga melalui WhatsApp terkait unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa tersebut, sampai saat ini Kadis Dikjar Langkat belum memberi keterangan lanjut. (Lkt)

Zulham

Recent Posts

Pendapatan Tumbuh Signifikan, RSU Haji Medan Targetkan Rp 203 Miliar pada 2026

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan mencatat pertumbuhan pendapatan yang signifikan dalam…

1 hari ago

JMSI Sumut Lantik Pengurus JMSI Sergai–Tebing Tinggi Periode 2025–2030

SERGAI (METROJURNAL.COM) - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara secara resmi melantik Pengurus JMSI…

1 hari ago

USU dan Kemendukbangga/BKKBN Perkuat Sinergi Akademik melalui ICoPoF 2026

MEDAN (METROJURNAL.COM) -Universitas Sumatera Utara (USU) bekerja sama dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN…

1 hari ago

Wajah Terduga Maling Motor Wanita Pengemudi Ojol Terekam CCTV

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Pelaku pencurian sepeda motor wanita pengemudi ojek online (ojol), RA yang mengalami…

2 minggu ago

Wanita Driver Ojol Disabilitas Ditabrak Angkot, Motornya Dicuri

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Nahas dialami seorang wanita penyandang disabilitas. Pengemudi ojek online (ojol) di Medan…

2 minggu ago

TOP BUMD Awards 2026: RSU Haji Medan Raih Golden Trophy dan BLUD Bintang 5

MEDAN (METROJURNAL.COM) - UPTD Khusus RSU Haji Medan Provinsi Sumatera Utara kembali menorehkan prestasi dengan…

2 minggu ago