Take a fresh look at your lifestyle.

Tempo 2 X 24 Jam, Polsek Panyabungan Ringkus Pasutri Pelaku Curanmor

0 4

MADINA – Unit Reskrim Polsek Panyabungan Polres Mandailing Natal (Madina) menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di pasar pagi Kelurahan Kotasiantar, Panyabungan, Minggu (21/1/2024).

Peristiwa pencurian itu terjadi pada Jum’at (19/1/2024) pukul 09.30 Wib. Dua pelaku diamankan merupakan pasangan suami istri (Pasutri) atas nama MS (30) dan JH. Pasangan tersebut penduduk Kecamatan Panyabungan Barat.

Plh Kasi Humas Polres Madina Ipda Bagus Seto SH mengatakan, pasutri tersebut diduga mencuri sepeda motor matic merek beat street milik Hawanisah (35) warga Kotasiantar.

“Kedua pelaku dan barang bukti sudah kita amankan. Saat ini pelaku dan barang bukti berada di Mapolsek Panyabungan,” katanya.

Bagus menjelaskan, peristiwa terjadi pada Jum’at kemarin, korban sedang memarkirkan sepeda motor dibawah pohon Mangga di Halaman Bolak Kotasiantar. Sementara pelaku duduk-duduk di bangku penjual minuman dekat motor diparkir.

“Pada saat kejadian, korban langsung melapor ke Polsek Panyabungan. Unit Reskrim Polsek Panyabungan langsung tanggap melakukan penyelidikan. 2×24 jam pelaku terungkap,” jelas Bagus.

Kaurbin Operasi Satreskrim Polres Madina ini menyebut, penangkapan kedua pelaku dilakukan di rumah pelaku di Huta Baringin.

“Pelaku diamankan di rumahnya, sementara barang bukti dijemput personel unit Reskrim ke Desa Ranto Natas Kecamatan Panyabungan Timur,” terangnya.

Sementara itu, pemuda Kotasiantar bernama Irfansyah mengucapkan terimakasih kepada Polsek Panyabungan atas reaksi cepat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Keberhasilan mengungkap pelaku curanmor di kampung saya oleh Polsek Panyabungan wajib diapresiasi. Alhamdulillah, kini korban sudah merasa lega karena sepeda motornya sudah ditemukan dalam waktu yang cukup singkat,” ucapnya.

Adapun barang bukti yang diamankan antara lain, 1 sepeda motor merek beat street, 1 sepeda motor matic merek scoopy, 1 kunci tempahan, 1 kunci beat street, BPKB dan STNK sepeda motor beat street, 1 baju warna merah dan warna ping, 1 celana panjang dan helm scoopy warna putih.

“Sepeda motor scoopy warna putih tersebut digunakan sebagai alat untuk mendorong sepeda motor beat street tersebut,” tutupnya. (Sir)

Tinggalkan komen

Alamat email anda tidak akan disiarkan.