Categories: PERISTIWA

Aksi Tunggal di Mapoldasu, Anggota DPRD Sumut Sebut Penggerebekan Narkoba di Kutalimbaru “Sandiwara”

Medan – Untuk kesekian kalinya, anggota DPRD Sumut, Zainuddin Purba melakukan aksi tunggal di depan pintu masuk Mapoldasu, Senin (16/10/2023) siang.

Politisi Partai Golkar tersebut kembali meminta kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi untuk tegas memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

“Kita masih terus berharap bapak Kapolda betul-betul kerja memberantas narkoba,” ujar Zainuddin menggunakan pengeras suara.

Dia menyebut, pasca rapat terbatas (Ratas) di Istana Negara, barak barkoba di dekat rumahnya kawasan Kutalimbaru masih beroperasi dengan aman, nyaman tanpa ada tindakan hukum atau penggerebekan dari Polda Sumut.

“(Penggerebekan) sandiwara. Mereka hanya sandiwara,” sebutnya.

Menurut dia, para pelaku narkoba yang ada di kafe-kafe Kecamatan Kutalimbaru masih tetap beroperasi, meski pernah digerebek. Dia mengaku bisa memantau kegiatan haram tersebut melalui drone miliknya.

“Saya kirim drone ke Kasat Intel karena barak narkoba tersebut masih beroperasi dan pasca digerebek memperbaiki barak narkoba. Jadi cukup sandiwara busuk ini sama masyarakat,” tuturnya.

Karena itu, dia menantang Kapolda Sumut untuk terus berjuang menyelamatkan anak-anak Sumatera Utara agar bebas dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Jika tidak ada tindakan dari kepolisian, Zainudin Purba berjanji akan mengadukan masalah itu ke Jakarta.

“Satu bulan Pak Kapolda tidak melakukan penutupan permanen, saya akan demo di depan istana,” tegasnya.

Sebelumnya, anggota DPRD Sumut dari partai Golkar, Zainuddin Purba melakukan demo tunggal di depan pintu masuk Polda Sumut, Jumat (13/8/2022) siang.

Aksi tunggal ini bentuk protes ke Kapolda Sumut soal maraknya dugaan peredaran narkoba di Binjai, Langkat dan Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

Dia mengaku sudah lima kali menyurati Kapolda Sumut tentang maraknya narkoba, namun merasa tindakan itu dilakukan tidak maksimal.

Katanya, penggerebekan penuh drama dan terkesan sandiwara karena setelah digerebek langsung beroperasi kembali.

Dia menyebut, hingga hari ini ada delapan lokasi barak narkoba dan tempat mengonsumsi di wilayah tersebut.

Selain itu, peredaran narkoba disebutnya di beberapa diskotek Sky Garden, Kafe Duku Indah dan Champions.

“Tapi tindak lanjut pihak polisi hanya merupakan drama atau sandiwara. Ada penggerebekan, tapi tempat barak itu semakin berkembang bukan semakin takut bandar narkoba,” sebut Zainuddin.

(mdc/md)

Recent Posts

Pendapatan Tumbuh Signifikan, RSU Haji Medan Targetkan Rp 203 Miliar pada 2026

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan mencatat pertumbuhan pendapatan yang signifikan dalam…

2 hari ago

JMSI Sumut Lantik Pengurus JMSI Sergai–Tebing Tinggi Periode 2025–2030

SERGAI (METROJURNAL.COM) - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara secara resmi melantik Pengurus JMSI…

2 hari ago

USU dan Kemendukbangga/BKKBN Perkuat Sinergi Akademik melalui ICoPoF 2026

MEDAN (METROJURNAL.COM) -Universitas Sumatera Utara (USU) bekerja sama dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN…

2 hari ago

Wajah Terduga Maling Motor Wanita Pengemudi Ojol Terekam CCTV

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Pelaku pencurian sepeda motor wanita pengemudi ojek online (ojol), RA yang mengalami…

2 minggu ago

Wanita Driver Ojol Disabilitas Ditabrak Angkot, Motornya Dicuri

MEDAN (METROJURNAL.COM) - Nahas dialami seorang wanita penyandang disabilitas. Pengemudi ojek online (ojol) di Medan…

2 minggu ago

TOP BUMD Awards 2026: RSU Haji Medan Raih Golden Trophy dan BLUD Bintang 5

MEDAN (METROJURNAL.COM) - UPTD Khusus RSU Haji Medan Provinsi Sumatera Utara kembali menorehkan prestasi dengan…

2 minggu ago