Take a fresh look at your lifestyle.

Angka Kemiskinan Ekstrem di Samosir Tahun 2022 Sebesar 2,09 Persen

0 0

SAMOSIR
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan, difasilitasi oleh USAID ERAT menggelar Rapat Teknis Penajaman Rencana Aksi Tahunan (RAT) Percepatan Penurunan Angka Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Samosir Tahun 2024 di Saulina Resort, Kelurahan Siogungogung, Pangururan, Rabu (6/12/2023).

Kegiatan itu dihadiri Dinas Sosial PMD, Dinas Dikpora, Dinas Kesehatan, Dinas P3APPKB, Dinas Kopnakerindag, Dinas Ketapang dan Pertanian, Dinas Dukcapil, Dinas PUTR dan BPS Samosir.

Adi MW Sinaga selaku Fasilitator USAID ERAT di Samosir mengatakan, pertemuan ini merupakan pertemuan yang kali keenamnya dilaksanakan di Samosir, sejak akhir Tahun 2022 lalu. Rapat dilaksanakan untuk mengevaluasi pencapaian implementasi konvergensi program penanggulangan kemiskinan serta penghapusan kemiskinan ekstrem pada tahun berjalan sesuai dengan data kemiskinan by name by address.

Berharap melalui rapat ini, akan teridentifikasi capaian dan hambatan pelaksanaan program, serta tersedianya dokumen Rencana Aksi Tahunan (RAT) Tahun 2024 sebagai dokumen perencanaan percepatan penurunan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem di Samosir.

Sementara itu, Provincial Coordinator USAID Erat Provsu Harry Masyarafah menyampaikan, USAID ERAT akan terus bekerjasama dengan pemerintah untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

“Tujuan kita bagaimana angka kemiskinan di Samosir bisa turun dan kemiskinan ekstremitas bisa berada diangka 0 persen pada tahun 2024,” bebernya.

Harry berharap, semua program pengentasan kemiskinan dapat menyasar langsung kepada penerima manfaat yang benar-benar berada pada zona kemiskinan ekstrem. Oleh karena itu juga, hasil rapat ini nantinya betul-betul dioperasionalkan dalam penganggaran APBD 2024.

Data dari BPS menyebutkan bahwa angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Samosir pada tahun 2022 adalah sebesar 2,09 persen. “Cukup berat memang untuk mencapai target 0 persen. Namun kita akan berupaya semaksimal mungkin dengan perlakuan konvergensi program di penganggaran,” katanya.

Kegiatan rapat akan berlangsung selama 2 hari, tanggal 6-7 Desember 2023, dengan berbagai rangkaian kegiatan yakni Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja Tahun 2022-2023. Kegiatan Strategis Penanggulangan, Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Penajaman Matriks RAT sebagai Prioritas 2024, dan hari terakhir akan ada penandatangan berita acara kesepakatan Program Penanggulangan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2024 berbasis Lokasi Prioritas. (sumber: starmedia.id)

Tinggalkan komen

Alamat email anda tidak akan disiarkan.