Take a fresh look at your lifestyle.

Bupati Samosir Penuhi Permintaa Masyarakat Lintong Nihuta

0 6

SAMOSIR   Rombonhan Bupati Samosir disambut antusias Ketua Lembaga Adat dan Budaya Lintong Nihuta, Mangihut Naibaho, Anggota DPRD, dan masyarakat.

Turut hadir DPRD Samosir, Pilipus Pandiangan, Asisten II, Kadis Kominfo, pimpinan OPD, Camat Ronggurnihuta Forkopicam Ronggurnihuta, Selasa (14/11/2023).

Kepala Desa Lamrat Malau, mengapresiasi Bupati yang memberikan pelayanan. Kehadiran Bupati sudah lama ditunggu masyarakat dan hari ini sudah terwujud. Ketua Lembaga Adat dan budaya, Mangihut Simbolon menilai kehadiran Bupati Samosir akan membawa perbaikan di Desa Lintong Nihuta kedepan.

Bupati berkantor di Desa Lintong Nihuta, membuka peluang menyampaikan aspirasi secara langsung, sebagaimana disampaikan tokoh masyarakat, yaitu usulan prioritas sebagai kebutuhan masyarakat berupa perbaikan infrastruktur jalan, sirtunisasi, alat pertanian berupa traktor, bibit ikan dan peningkatan UMKM.

Bupati berharap hubungan kepala desa dan BPD menjalin komunikasi yang baik. Menjauhkan ego sektoral, sebagai pilihan masyarakat mengutamakan kepentingan rakyat.
“Kita bantu masyarakat agar lebih sejahtera” tegas Vandiko.

Bunga Desa (Bupati dan Wakil Bupati berkantor di Desa) bertujuan melihat secara langsung kondisi desa, dan masyarakat, sekaligus mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat, memotong birokrasi yang panjang.
“Melalui Bunga Desa, saya bisa mendengar aspirasi secara langsung, diksekusi akan langsung dikerjakan dan selebihnya dibahas dan dianggarkan sesuai skala prioritas” ucapnya.

Sebagaimana komitmen Pemkab Samosir dibidang kesehatan, Bupati Samosir mengatakan BPJS gratis saat ini sudah mencapai 99 persen melebihi target provinsi maupun nasional sehingga mendapat apresiasi dari Wapres RI. Untuk itu dihimbau agar masyarakat memanfaatkan BPJS untuk menjaga kesehatan.

Bupati Samosir memastikan seluruh kelompok tani di Samosir mendapatkan pupuk organik cair/padat. Bantuan tersebut sebagai perangsang agar masyarakat beralih menggunakan pupuk organik cair/padat dan mampu membuat pupuk sendiri melalui pelatihan yang dilakukan Pemkab.
“Mari merobah pola pikir untuk menggunakan pupuk organik, Pemkab Samosir akan membantu pelatihan/ sertifikat sehingga bisa dijual dan menambah penghasilan petani. Jangan mengeluh, mari berubah dan berlatih membuat dan menggunakan pupuk organik” ajaknya.

Bupati Samosir menghimbau masyarakat untuk menjaga hutan guna menghindari bencana.” Alam tidak bisa dilawan jangan hanya memikirkan ekonomi saja” tutupnya. (sumber: metrojurnal.com)

Tinggalkan komen

Alamat email anda tidak akan disiarkan.