• Indeks
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, April 17, 2026
  • Login
MetroJurnal.Com
Advertisement
  • House MinHome
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • Olahraga
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • KESEHATAN
  • SEREMONI
  • NUSANTARA
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • House MinHome
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • Olahraga
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • KESEHATAN
  • SEREMONI
  • NUSANTARA
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
MetroJurnal.Com
No Result
View All Result
Home PERISTIWA

Kawasan Judi Tembak Ikan dan Jakpot Dibelakang TTS Perbaungan, Disikat Patroli Gabungan OMB

Zulham by Zulham
9 November 2023
in PERISTIWA
0
Personel Polres Sergai dan petugas gabungan ketika merazia judi tembak ikan di desa Kota Galuh (belakang TTS) Perbaungan.

Personel Polres Sergai dan petugas gabungan ketika merazia judi tembak ikan di desa Kota Galuh (belakang TTS) Perbaungan.

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERGAI – Personel Gabungan Polres Sergai, Polsek Perbaungan dan CPM/TNI, lakukan Razia di kawasan perjudian di belakang Titik Temu Sergai di Dusun 4-5 Desa Kota Galuh, kecamatan Perbaungan yang mayoritas dihuni warga Tionghoa, Sabtu (4/11/2023) mulai pukul 15.00 wib.

Pelaksanaan Operasi Mantab Brata (OMB), langsung dipimpin oleh Waka Polres Serdang Bedagai (Sergai) Kompol Damos Christian Aritonang didampingi Kabag Ops Polres Sergai, Kompol LS Siregar, Kapolsek Perbaungan AKP M. Pandiangan, KBO Satreskrim Polres Sergai, Iptu Eduard Sidauruk dan Kanit Res Polsek Perbaungan, Ipda RK Haloho.

Ditengarai, razia tersebut sudah bocor karena tidak ada satupun pemain dilokasi, tetapi barang bukti meja tembak ikan dan Jakpot, tidak sempat digeser oleh pemiliknya keburu personel datang merazia.
Dilokasi pertama yang disebut milik JL, terlihat pintu ditutup sedangkan jendela yang biasa terbuka alias tak punya daun jendela, saat petugas datang juga sudah ditutup dengan triplek.
Tak kehabisan akal, setelah memanggil Kepala Dusun dan memberitahu Kepala Desa Kota Galuh, karena penghuni atau pemilik rumah tidak ada maka petugas berhasil membuka pintu.

Terlihat banyak meja tembak ikan berukuran besar dan mesin Jakpot didalam rumah, yang dijadikan lokasi perjudian yang sempat disatroni petugas dari Polda Sumut baru-baru ini.
Dari rumah ini, petugas berhasil mengangkut 2 meja tembak ikan dan 8 unit mesin Jakpot.
Sedangkan dari lokasi milik Al, petugas hanya mampu mengangkut 2 meja tembak ikan, karena sempitnya pintu belakang karena pintu depan dikunci dan digembok, sementara penghuni atau pemilik rumah diduga menghilang karena petugas datang merazia.

Dari keterangan warga sekitar yang hadir melihat razia ini, Rata-rata berasal dari etnis Tionghoa mengatakan, “kalau pemilik rumah bukan warga Perbaungan dan rumah ini statusnya disewakan kepada pemilik meja ikan-ikan”, ucap mereka.
Dari lokasi ketiga yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi pertama dan kedua, kembali petugas berhasil menyita 5 unit usahamesin Jakpot dan 2 unit mesin tembak ikan, dengan kondisi yang masih baru.
Pemilik rumah, seorang Acim – Acim(mamak-mamak) berusia sekitar 50 tahun didampingi anak lelaki yang membukakan pintu ke pada Waka Polres Kompol D.C Aritonang dan Kabag Ops Kompol LS Siregar serta petugas mengatakan, “benar kami pemilik gudang ini, tapi gudang ini kami sewakan sama JL dengan status sewa bulanan. Itu untuk membantu uang seko lah dan jajan anak saja pak. Baru buka sekitar 5 hari, dan kalau lainnya kami nggak ikut campur karena penyewa ada orang-orangnya sendiri”, sebut Acim tersebut.

Ketika personel gabungan akan meninggalkan lokasi tersebut, datang seorang wanita berusia 30an yang mengaku kalau anak dari Acim tersebut.
Wanita tersebut mengaku, kalau pintu ini kemarin itu sudah dikunci dan dipasang garis polisi.
“Tapi bukan kami yang membukanya pak, karena kami bisa dari pintu tengah kalau keluar. Gudang ini kan kami sewa kan, jadi yang buka pintu gudang dan garis polisinya itu mungkin yang menyewa (JL) “, katanya sembari mengikuti perintah Waka Polres Sergai untuk menutup pintu gudang.
Saat itu hadir Kepala Dusun, Mario Andi yang mengatakan kepada Waka Polres dan Kabag Ops, kalau razia ini sangat didukung masyarakat. ” Kalau warga yang berkepentingan mungkin merasa rugi, tapi kalau warga yang tak ada sang kut pautnya pasti merasa senang. Karena kalau malam, tidak terganggu lagi dengan bersliwernya kenderaan ber motor, yang kadang memakai knalpot grong”, ucapnya.

Hasil amatan awak media dilokasi barangkali bukti yang berhasil disita petugas tetcatat ada 22 unit terdiri dari 7 meja ikan-ikan yang besar, 2 unit meja ikan kecil dan 13 unit mesin jakpot dari 3 lokasi, dan Barbut ini dibawa ke Mapolres Sergai menggunakan 1 Truk Colt Diesel dan 1 unit mobil pickup. (sumber: metrojurnal.com)

Pelaksanaan Operasi Mantab Brata (OMB), langsung dipimpin Waka Polres Serdang Bedagai (Sergai) Kompol Damos Christian Aritonang didampingi Kabag Ops Polres Sergai, Kompol LS Siregar, Kapolsek Perbaungan AKP M. Pandiangan, KBO Satreskrim Polres Sergai, Iptu Eduard Sidauruk dan Kanit Res Polsek Perbaungan, Ipda RK Haloho.

Ditengarai, razia tersebut sudah bocor karena tidak ada satupun pemain dilokasi, tetapi barang bukti meja tembak ikan dan Jakpot, tidak sempat digeser oleh pemiliknya keburu personel datang merazia.
Dilokasi pertama yang disebut milik JL, terlihat pintu ditutup sedangkan jendela yang biasa terbuka alias tak punya daun jendela, saat petugas datang juga sudah ditutup dengan triplek.
Tak kehabisan akal, setelah memanggil Kepala Dusun dan memberitahu Kepala Desa Kota Galuh, karena penghuni atau pemilik rumah tidak ada maka petugas berhasil membuka pintu.

Terlihat banyak meja tembak ikan berukuran besar dan mesin Jakpot didalam rumah, yang dijadikan lokasi perjudian yang sempat disatroni petugas dari Polda Sumut baru-baru ini.
Dari rumah ini, petugas berhasil mengangkut 2 meja tembak ikan dan 8 unit mesin Jakpot.
Sedangkan dari lokasi milik Al, petugas hanya mampu mengangkut 2 meja tembak ikan, karena sempitnya pintu belakang karena pintu depan dikunci dan digembok, sementara penghuni atau pemilik rumah diduga menghilang karena petugas datang merazia.

Dari keterangan warga sekitar yang hadir melihat razia ini, rata-rata berasal dari etnis Tionghoa mengatakan, kalau pemilik rumah bukan warga Perbaungan dan rumah ini statusnya disewakan kepada pemilik meja ikan-ikan.

Dari lokasi ketiga yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi pertama dan kedua, kembali petugas berhasil menyita 5 unit usahamesin Jakpot dan 2 unit mesin tembak ikan, dengan kondisi yang masih baru.
Pemilik rumah, seorang Acim – Acim(mamak-mamak) berusia sekitar 50 tahun didampingi anak lelaki yang membukakan pintu kepada Waka Polres Kompol D.C Aritonang dan Kabag Ops Kompol LS Siregar serta petugas mengatakan, “benar kami pemilik gudang ini, tapi gudang ini kami sewakan sama JL dengan status sewa bulanan. Itu untuk membantu uang sekolah dan jajan anak saja pak. Baru buka sekitar 5 hari, dan kalau lainnya kami nggak ikut campur karena penyewa ada orang-orangnya sendiri”, sebut Acim tersebut.

Ketika personel gabungan akan meninggalkan lokasi tersebut, datang seorang wanita berusia 30an yang mengaku kalau anak dari Acim tersebut.
Wanita tersebut mengaku, kalau pintu ini kemarin itu sudah dikunci dan dipasang garis polisi.
“Tapi bukan kami yang membukanya pak, karena kami bisa dari pintu tengah kalau keluar. Gudang ini kan kami sewakan, jadi yang buka pintu gudang dan garis polisinya itu mungkin yang menyewa (JL) “, katanya sembari mengikuti perintah Waka Polres Sergai untuk menutup pintu gudang.

Saat itu hadir Kepala Dusun, Mario Andi yang mengatakan kepada Waka Polres dan Kabag Ops, kalau razia ini sangat didukung masyarakat. “Kalau warga yang berkepentingan mungkin merasa rugi, tapi kalau warga yang tak ada sangkut pautnya pasti merasa senang. Karena kalau malam, tidak terganggu lagi dengan bersliwernya kenderaan bermotor, yang kadang memakai knalpot grong,” ucapnya.

Hasil amatan awak media dilokasi barangkali bukti yang berhasil disita petugas tetcatat ada 22 unit terdiri dari 7 meja ikan-ikan yang besar, 2 unit meja ikan kecil dan 13 unit mesin jakpot dari 3 lokasi, dan Barbut ini dibawa ke Mapolres Sergai menggunakan 1 Truk Colt Diesel dan 1 unit mobil pickup. (sumber: metrojurnal.com)

 

Tags: Gerebek lokasi judi tembak ikan
Zulham

Zulham

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Thumbnail Berita 2

Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

0
Thumbnail Berita 4

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
Thumbnail Berita 5

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Polres Samosir Lakukan Pengecekan dan Gladi Sispamkota Menghadapi Pemilu 2024 - Vandiko Gultom

Polres Samosir Lakukan Pengecekan dan Gladi Sispamkota Menghadapi Pemilu 2024

0

RSU Haji Medan Raih Golden Trophy dan BLUD Bintang 5 di TOP BUMD Awards 2026

15 April 2026

Belajar dari One Child Policy China dan Peningkatan Fiskal untuk Indonesia

14 April 2026

Gelar Pra Rakorda, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

7 April 2026

Lewat TikTok Live, BPJS Kesehatan On Air Buka Ruang Tanya Jawab Keluhan Peserta

7 April 2026

Recent News

RSU Haji Medan Raih Golden Trophy dan BLUD Bintang 5 di TOP BUMD Awards 2026

15 April 2026

Belajar dari One Child Policy China dan Peningkatan Fiskal untuk Indonesia

14 April 2026

Gelar Pra Rakorda, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

7 April 2026

Lewat TikTok Live, BPJS Kesehatan On Air Buka Ruang Tanya Jawab Keluhan Peserta

7 April 2026
MetroJurnal.Com

© 2026 METROJURNAL.COM

Navigate Site

  • Indeks
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result

© 2026 METROJURNAL.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In