• Indeks
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Agustus 1, 2026
  • Login
MetroJurnal.Com
Advertisement
  • House MinHome
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • Olahraga
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • KESEHATAN
  • SEREMONI
  • NUSANTARA
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • House MinHome
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • Olahraga
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • KESEHATAN
  • SEREMONI
  • NUSANTARA
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
MetroJurnal.Com
No Result
View All Result
Home POLITIK

Aktivis 98: Politik Dinasti Tetap Bercokol, Demokrasi Terancam

Zulham by Zulham
7 Desember 2023
in POLITIK
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MEDAN – Aktivis 98 M Taufik Umar Dani Harahap menilai dinasti politik menjadi persoalan ketika dinasti politik tersebut membajak dan membonsai demokrasi, khususnya untuk negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

“Bukan hanya itu saja, politik dinasti saat berkuasa dan untuk mempertahankan kekuasaannya memberlakukan aturan main tertutup atau close game,” jelasnya dalam kegiatan diskusi “Democration Talk, Kaum Milenial: Merawat Demokrasi, Menolak Politik Dinasti” di Qahwa Coffee Shop and Entertain Jalan Durung, Kec. Medan Tembung, Selasa (5/12/2023) sore.

Taufik menuturkan, politik dinasti perlu dicurigai. Biasanya mereka yang melakukan politik dinasti itu korupsi. Karena itu perampokan aset negara.

Lebih lanjut, Taufik juga bilang, demokrasi merupakan sistim memberlakukan dan membuat sistim yang sesuai kompetensinya dan bukan didesain tiba-tiba. Ini terjadi pada masa pemerintahan Presiden Jokowi.

“Anaknya, Gibran Rakabuming terjun ke dunia politik, menjadi Walikota Solo, kini Cawapresnya Prabowo Subianto. Menantunya, Bobby Nasution, adalah Walikota Medan,” ujarnya.

Lalu adik Ipar Presiden Jokowi, lanjutnya, adalah Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman, yang meloloskan sebagian gugatan batas usia capres-cawapres.

“Kita punya 278 juta jiwa, 17 ribu pulau di Indonesia. Itu artinya mengurus Indonesia yang besar memerlukan otak.. Politik dinasti pasti mengabaikan itu,” tegasnya.

Menurutnya, banyak kasus di Indonesia, karena demokrasi elektoral hanya sekedar formalitas. Hal itu terjadi karena semua kekuatan politik dikendalikan, media massa dilemahkan, dan civil society dikooptasi. Politik dinasti juga menguasai sumber daya ekonomi dan bahkan koruptif.

“Kalau di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, tidak menunjukkan hal yang positif. Itu karena prosesnya membajak demokrasi dan ketika berkuasa mereka koruptif,” tuturnya.

Taufik menyebut negara-negara maju juga ada politik dinasti yang melalui proses sesuai dengan prosedur demokrasi.

Tidak ujung-ujung berkuasa, ada tahapan-tahapan yang harus dilalui melalui pengkaderan dan rekrutmen politik yang sama seperti kader yang lain.

“Mereka juga memiliki kualifikasi dan kapasitas yang baik sehingga ketika berkuasa juga berhasil dengan baik, tidak koruptif. Jika gagal, publik tidak akan memilihnya kembali, ada punishment,” sambungnya.

Taufik menilai jika kondisi politik dinasti berlanjut, bukan tidak mungkin demokrasi akan meradang.

“Untuk proyeksi ke depan, jika politik dinasti tetap bercokol dan menang dalam pemilu, demokrasi Indonesia akan terancam. Sekarang saja demokrasi Indonesia mengalami kemunduran, apalagi nanti jika yang berkuasa dinasti politik,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum GMNI Cabang Medan Ramot Josua Simarmata menuturkan, berpolitik itu punya etika. Namun, hal ini malah sedang dipertontonkan seluruh Indonesia.

“Kita sepakat untuk menolak politik dinasti. Presiden Jokowi tidak patut membuat semuanya itu dengan merubah undang-undang hanya untuk kepuasaan nafsu belaka,” bebernya.

Ramot juga berharap konstitusi harus dijaga baik secara umum maupun pribadi. Jika tidak, banyak hal-hal tak diinginkan bakal terjadi di masa mendatang.

“Kita akan mengawal konstitusi agar tidak terjadi hal-hal seperti ini lagi. Kalau tidak, kita tidak tahu bakal gimana memperbaikinya nanti,” tukasnya.

Kegiatan Democration Talk, Kaum Milenial: Merawat Demokrasi, Menolak “Politik Dinasti” ini dihadiri ratusan mahasiswa dari UINSU (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Unimed dan Universitas Medan Area (UMA). (Red/as)

Tags: Aktivis 98: Politik Dinasti Tetap BercokolDemocration talkDemokrasi Terancam
Zulham

Zulham

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Thumbnail Berita 2

Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

0
Thumbnail Berita 4

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
Thumbnail Berita 5

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Polres Samosir Lakukan Pengecekan dan Gladi Sispamkota Menghadapi Pemilu 2024 - Vandiko Gultom

Polres Samosir Lakukan Pengecekan dan Gladi Sispamkota Menghadapi Pemilu 2024

0

Perkuat Capaian Program Quick Wins, Kaper BKKBN Sumut Silaturrahmi dengan Jurnalis

23 Juli 2026

Rico Waas: Revitalisasi RSUD Dr. Pirngadi Harus Dibarengi Pembenahan Tata Kelola

22 Juli 2026

Pendapatan Tumbuh Signifikan, RSU Haji Medan Targetkan Rp 203 Miliar pada 2026

18 Juli 2026
Foto bersama JMSI Sumut usai pelantikan pengurus JMSI Sergai dan T.Tinggi, Sabtu (18/7/2026).

JMSI Sumut Lantik Pengurus JMSI Sergai–Tebing Tinggi Periode 2025–2030

18 Juli 2026

Recent News

Perkuat Capaian Program Quick Wins, Kaper BKKBN Sumut Silaturrahmi dengan Jurnalis

23 Juli 2026

Rico Waas: Revitalisasi RSUD Dr. Pirngadi Harus Dibarengi Pembenahan Tata Kelola

22 Juli 2026

Pendapatan Tumbuh Signifikan, RSU Haji Medan Targetkan Rp 203 Miliar pada 2026

18 Juli 2026
Foto bersama JMSI Sumut usai pelantikan pengurus JMSI Sergai dan T.Tinggi, Sabtu (18/7/2026).

JMSI Sumut Lantik Pengurus JMSI Sergai–Tebing Tinggi Periode 2025–2030

18 Juli 2026
MetroJurnal.Com

© 2026 METROJURNAL.COM

Navigate Site

  • Indeks
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result

© 2026 METROJURNAL.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In