• Indeks
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Januari 25, 2026
  • Login
MetroJurnal.Com
Advertisement
  • House MinHome
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • Olahraga
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • KESEHATAN
  • SEREMONI
  • NUSANTARA
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
  • House MinHome
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • Olahraga
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • KESEHATAN
  • SEREMONI
  • NUSANTARA
  • PENDIDIKAN
No Result
View All Result
MetroJurnal.Com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Perang Dagang Memburuk, Rupiah dan IHSG Terpuruk Bersamaan

Zulham by Zulham
28 Februari 2025
in EKONOMI, HEADLINE
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MEDAN  – Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin menuturkan, IHSG kembali dilanda aksi jual dengan ditutup melemah 1.83% di level 6.485,448. IHSG sendiri sempat ditransaksikan di level 6.443,22 selama sesi perdagangan berlangsung.

“Daninvestor asing juga masih membukukan transaksi jual bersih senilai 323 milyar pada perdagangan hari ini. Dan sentimen negatif yang paling dominan menekan kinerja pasar saham adalah kebijakan kenaikan tarif impor AS.” Jelasnya, Kamis (27/2) sore.

Sebelumnya,lanjutnya disaat AS menunda kenaikan tarif impor ke Kanada dan Meksiko, pasar keuangan sempat merespon positif kebijakan tersebut.

Namun, sampai saat ini belum ada perkembangan terbaru, yang memungkinkan terjadinya perubahan arah kebijakan AS. Sehingga pasar sejauh ini masih berekspektasi bahwa kebijakan Trump akan benar-benar efektif awal bulan maret mendatang, katanya.

Ditambah lagi Presiden AS juag berencana menaikkan tarif impor untuk tembaga. Kebijakan ini akan memicu aksi balasan yang membuat terciptanya perang dagang dengan skala yang lebih luas. Ini menjadi ancaman bagi penurunan skala produksi barang dan jasa di setiap negara, dan tentunya mengancam pertumbuhan ekonomi global, tambah Gunawan.

Sementara itu, mata uang Rupiah juga ditutup melemah pada perdagangan hari ini. Rupiah ditutup turun di level 16.445 per US Dolar. Dan pelemahan rupiah ini terjadi disaat US Dolar justru terbebani dengan memburuknya imbal hasil US Treasury 20 tahun. Disisi lain, harga emas ditransaksikan melemah di level $2,887 per ons troy, atau sekitar 1.53 juta per gram, pungkas Gunawan.(abi)


Tags: IHSG aksi jualperang dagangrupiah terpuruksentimen negarif
Zulham

Zulham

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Thumbnail Berita 2

Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

0
Thumbnail Berita 4

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
Thumbnail Berita 5

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Polres Samosir Lakukan Pengecekan dan Gladi Sispamkota Menghadapi Pemilu 2024 - Vandiko Gultom

Polres Samosir Lakukan Pengecekan dan Gladi Sispamkota Menghadapi Pemilu 2024

0

Waspada Super Flu, RSU Haji Siagakan Tim PIE

20 Januari 2026

Penandatanganan Komitmen Bersama Zona Integritas, Langkah Perwakilan BKKBN Sumut Menuju WBK

19 Januari 2026

Media Massa Penting di Tengah Ketidakpastian Informasi di Medsos

18 Januari 2026

Sumut Miliki Peluang Kembangkan Health Tourism, Butuh Keberanian Rumah Sakit

17 Januari 2026

Recent News

Waspada Super Flu, RSU Haji Siagakan Tim PIE

20 Januari 2026

Penandatanganan Komitmen Bersama Zona Integritas, Langkah Perwakilan BKKBN Sumut Menuju WBK

19 Januari 2026

Media Massa Penting di Tengah Ketidakpastian Informasi di Medsos

18 Januari 2026

Sumut Miliki Peluang Kembangkan Health Tourism, Butuh Keberanian Rumah Sakit

17 Januari 2026
MetroJurnal.Com

© 2026 METROJURNAL.COM

Navigate Site

  • Indeks
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result

© 2026 METROJURNAL.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In